Tugas Pokok & Fungsi

Dalam upaya mencapai visi dan misi, telah dilakukan perumusan kedalam bentuk yang terarah dan operasional berupa pembuatan tujuan dan sasaran organisasi. Tujuan merupakan implementasi dan perwujudan dari pernyataan misi yang akan dihasilkan dalam jangka waktu 2 (dua) sampai 5 (lima) tahun. Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak telah menetapkan 2 (Dua) tujuan stratejik yang dapat mengakomodir dari tugas dan fungsi perhubungan antara lain :

  1. Meningkatkan ketersediaan dan kualitas infrastruktur transportasi;
  2. Peningkatan kelengkapan dan alat uji Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB)
  3. Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur perhubungan;
  4. Pembangunan prasarana dan fasilitas perhubungan;dan
  5. Peningkatan keselamatan penumpang dan penyuluhan para sopir.

Sedangkan sasaran telah ditetapkan sebagai berikut :

  1. Meningkatkan fasilitas kerja aparatur;
  2. Meningkatkan sarana dan prasarana aparatur;
  3. Meningkatnya kualitas aparatur perhubungan;
  4. Mewujudkan sinergitas pembangunan antar sektor maupun wilayah dalam jangka pendek;
  5. Tersediannya dokumen perencanaan pembangunan prasarana dan fasilitas perhubungan;
  6. Meningkatnya prasarana dan fasilitas LLAJ;
  7. Meningkatnya kesadaran tertib berlalu lintas dalam upaya peningkatan keselamatan penumpang;
  8. Meningkatnya kelaikan pengoprasian kendaraan bermotor
  9. Tersedianya dokumen perencanaan pembangunan prasarana dan fasilitas perhubungan;
  10. Meningkatnya sarana dan prasarana perhubungan yang memadai;
  11. Meningkatnya capaian kinerja pelayanan publik bidang perhubungan;
  12. Meningkatnya fasilitas perlengkapan jalan yang tersedia dan terpelihara
  13. Terciptanya lalu lintas yang aman dan terkendali.

Berdasarkan tujuan dan sasaran tersebut diatas, maka sasaran pelaksanaan kegiatan Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak Tahun 2017, antara lain :

  1. Jumlah fasilitas kerja aparatur yang tersedia;
  2. Jumlah sarana dan prasarana aparatur yang tersedia;
  3. Jumlah aparatur perhubungan yang mempunyai sertifikat keahlian bidang perhubungan;
  4. Terselenggaranya sinergitas pembangunan antar sector maupun wilayah dalam jangka pendek;
  5. Jumlah Dokumen perencanaan pembangunan prasarana dan fasilitas perhubungan yang tersedia;
  6. Jumlah sarana dan prasarana perhubungan terpasang dan terpelihara;
  7. Presentase juru mudi angkutan umum yang memiliki pengetahuan di bidang perhubungan;
  8. Jumlah fasilitas perlengkapan jalan yang tersedia;
  9. Pengadaan rambu-rambu lalu lintas;
  10. Pengamanan dan Pengawasan Lalu Lintas;
  11. Melakukan Penyuluhan bagi sopir/juru mudi untuk peningkatan keselamatan penumpang;
  12. Penyusunan Laporan Capaian kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD;
  13. Pengadaan tanda bukti lulus uji dan kelengkapan pengujian kendaraan bermotor.